Kamis, Juli 25, 2024
25.4 C
Jakarta

Cetak Rekor, Global Bond Bank Mandiri US$300 juta Oversubscribed 10,3 kali

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar US$300 juta atau sekitar Rp4,5 triliun dari penerbitan Global Bond yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis Perseroan. Global Bond tersebut memiliki tenor 3 tahun dengan kupon sebesar 5,5%. Dalam penerbitan Global Bond ini, Bank Mandiri menunjuk HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Securities, Citigroup, MUFG dan Standard Chartered Bank sebagai Joint Lead Managers.

Penerbitan Global Bond ini menerima lebih dari US$3,1 miliar permintaan pada saat proses orderbook atau kelebihan permintaan (oversubscription) mencapai 10,3 kali dari jumlah yang diterbitkan dan merupakan oversubscription terbesar yang pernah dicapai oleh Bank Mandiri.

Pejabat Eksekutif Treasury dan International Banking Bank Mandiri, Eka Fitria, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (29/3/2023) menyampaikan tingkat oversubscription tertinggi dalam sejarah penerbitan Global Bond Bank Mandiri. “Ini merupakan sebuah pencapaian dan bukti bahwa investor percaya kepada kinerja Bank Mandiri di tengah maraknya sentimen negatif pasar kepada sektor perbankan dan pasar global,” ujarnya.

Positifnya keyakinan investor juga terlihat dari rating yang diberikan kepada obligasi ini dari lembaga pemeringkat internasional yaitu Baa2 dari Moody’s dan BBB- dari Fitch.

Adapun, investor pada penerbitan Global Bond ini didominasi oleh fund manager dan asset manager dengan porsi kepemilikan sebesar 76%, diikuti dengan Bank sebesar 13%, dan pengelola dana pensiun sebesar 11%.

Selain itu, sebagian besar investor berasal dari Asia sebanyak 78% dan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) sebesar 22%. Pasca proses penerbitan, obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (Singapore Exchange/SGX).

 

 

Artikel Terkait

BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun pada Semester I 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Terungkap! Begini Strategi BCA Jaga Likuiditas Tinggi dan Suku Bunga Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA)...

Kapan Suku Bunga BI Bisa Turun? Ini Kata Bos  BCA!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru