Progres Pembangunan Modular Hunian Pekerja Konstruksi di IKN Capai 60,03 %
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) KSO, terus mempercepat pembangunan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN). Adapun pada proyek ini, WEGE membangun 22 t...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) KSO, terus mempercepat pembangunan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN). Adapun pada proyek ini, WEGE membangun 22 tower Rusun.
Hingga November 2022, progres pembangunan hunian pekerja konstruksi ini sudah mencapai 60,03% dari perencanaan 55,31%. Hal ini menunjukan kemajuan positif dari perencanaan.
Untuk diketahui, proyek hunian pekerja IKN ini bernilai Rp567 miliar. Adapun waktu pelaksanaannya sekitar 145 hari kalender, mulai dari 29 Agustus 2022 hingga 20 Januari 2023.
Di proyek ini, WEGE mengerjakan pekerjaan design and build, landscape dan hardscape. Dari 22 tower, WEGE menggarap 12 tower dengan menggunakan teknologi modular sebanyak 1.739 unit. Di dalamnya sudah termasuk MEP dan kelengkapan fasilitas ruangan seperti tempat tidur dan lainnnya.
Direktur Operasi I WEGE Bagus Tri Setyana menjelaskan, pembangunan hunian pekerja konstrusksi yang menggunakan teknologi modular ini, nantinya dapat dialih fungsikan setelah pembangunan IKN Nusantara selesai.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...