Protes Harga MTO TCID, Investor Minoritas Surati Manajemen hingga OJK dan BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Pemegang saham minoritas PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) melayangkan keberatan resmi terkait rencana Mandatory Tender Offer (MTO) perseroan. Mereka menilai penetapan harga MT...

Protes Harga MTO TCID, Investor Minoritas Surati Manajemen hingga OJK dan BEI
Bacakan Artikel

Kenaikan beban ini berdampak langsung pada penurunan kualitas laba perseroan. Akibatnya, valuasi perusahaan terlihat lebih rendah dari nilai intrinsik yang sebenarnya.

Saat ini, harga MTO ditetapkan sebesar Rp 2.891 per saham. Padahal, nilai buku per saham (Book Value per Share) TCID berada pada angka Rp 4.451. Hal ini membuat rasio Price to Book Value (PBV) perseroan hanya sebesar 0,649x.

Para pemegang saham minoritas menilai valuasi tersebut tidak mencerminkan nilai wajar. Sebagai perbandingan, induk usaha TCID yakni Mandom Corporation Japan (MCJ) saat diakuisisi oleh Kahlon dihargai pada level 1,5 hingga 2 kali nilai buku.

Jika dilakukan normalisasi laba dengan mengeluarkan beban jasa profesional yang tidak historis, laba per saham (EPS) TCID seharusnya berada di angka Rp 270,24. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan EPS yang dilaporkan sebesar Rp 38.

"Harga MTO berpotensi mencerminkan kondisi laba yang telah terdistorsi oleh peningkatan beban yang tidak bersifat normal," tegas Johan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: