Arkora Hydro Pasang Harga Penawaran Awal IPO di Kisaran Rp286-Rp310 Per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Arkora Hydro Tbk (AKRO), calon emiten pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public off...

Arkora Hydro Pasang Harga Penawaran Awal IPO di Kisaran Rp286-Rp310 Per Saham
Bacakan Artikel

Kedepannya, Aldo meyakini, bisnis EBT masih memiliki potensi besar di Indonesia, bahkan dalam teknologi yang sudah matang seperti hidro, surya dan angin. Kehadiran hydro sudah kompetitif dengan pembangkit listrik berbahan bakar batubara. โ€œPemanfaatan potensi EBT masih jauh di bawah 10%,โ€ katanya.

Mengutip data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Aldo mengemukakan, kapasitas energi yang digunakan setiap tahun dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan. Sebagian komponen utamanya atau lebih dari 60% berasal dari PLTA.

Total kapasitas terpasang pembangkit berbasis energi terbarukan pada periode 2015-2020 mengalami peningkatan sebesar 22,93%.

Masih berdasarkan data Kementerian ESDM, demikian Aldo, potensi elektrifikasi pembangkit listrik tenaga surya atap di Indonesia mencapai 32,5 GW, dimana hingga Juli 2021 total kapasitas terpasang baru mencapai 35,56 MW. Artinya, baru mencapai 0,1% dari total kapasitas yang diproyeksikan.

Bermodalkan pengalaman di bidang EBT, Arkora Hydro berencana mencari peluang akusisi. Tidak cuma itu. Perseroan juga aktif mencari proyek hidro berpotensi besar di atas 25MW.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: