Awas! BEI Deteksi Lonjakan Tak Wajar di Lima Saham Ini, Ada FITT, dan PPRI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan investor untuk mencermati saham beberapa emiten yang mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). K...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan investor untuk mencermati saham beberapa emiten yang mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal. โBursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,โ kata Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Selasa (9/9/2025).
Saham PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) mengalami kenaikan harga yang tidak biasa. Informasi terakhir perusahaan tercatat adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek tanggal 2 September 2025. BEI mendorong investor memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi, menilai kinerja perusahaan, dan mengevaluasi rencana corporate action jika belum mendapat persetujuan RUPS.
Hal serupa terjadi pada saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA). UMA sebelumnya juga diumumkan pada 22 Januari 2025. Informasi terakhir perusahaan tercatat dipublikasikan pada 8 September 2025. Investor diminta memantau perkembangan transaksi dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi.
Saham PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) kembali masuk daftar UMA setelah sebelumnya diumumkan pada 28 Agustus 2025. Informasi terakhir NANO diterbitkan pada 4 September 2025. BEI mengingatkan investor untuk mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...