Baru Terpakai Rp10 Miliar, Sisa Dana IPO Abadi Lestari (RLCO) Masih Mengendap di Bank
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melaporkan perkembangan terbaru terkait dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Hingga akh...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melaporkan perkembangan terbaru terkait dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Hingga akhir tahun 2025, emiten yang berbasis di Bojonegoro ini baru menyerap sebagian kecil dari total dana segar yang diperoleh dari masyarakat.
Dalam laporan yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (14/1/2026), Perseroan mengumumkan posisi dana per 31 Desember 2025. RLCO resmi melantai di bursa pada 8 Desember 2025.
Dari hajatan IPO tersebut, Perseroan berhasil meraup dana kotor sebesar Rp105 miliar. Setelah dikurangi biaya-biaya penawaran umum senilai Rp4,76 miliar, RLCO mengantongi hasil bersih mencapai Rp100,23 miliar.
Namun, realisasi penggunaan dana tersebut belum maksimal. Manajemen RLCO mencatat baru menggunakan dana sebesar Rp10 miliar. Seluruh dana yang terpakai ini dialokasikan untuk pos Modal Kerja.
Padahal, dalam rencana penggunaan dana menurut prospektus, RLCO menganggarkan Rp56,46 miliar untuk Modal Kerja. Selain itu, ada alokasi sebesar Rp43,77 miliar untuk Setoran Modal Entitas Anak. Hingga laporan ini dibuat, belum ada sepeser pun dana yang disuntikkan ke entitas anak.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...