Baru Terpakai Rp10 Miliar, Sisa Dana IPO Abadi Lestari (RLCO) Masih Mengendap di Bank
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melaporkan perkembangan terbaru terkait dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Hingga akh...
Akibat minimnya penyerapan, RLCO kini masih memegang sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp90,23 miliar. Dana jumbo tersebut saat ini diparkir di bank. Manajemen menempatkan sisa dana itu dalam bentuk Giro di bank pihak ketiga dengan suku bunga 1,5%.
Edwin Pranata, Direktur Utama RLCO menjelaskan, laporan ini disusun sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
"Laporan Realisasi Penggunaan Dana tersebut memuat uraian akun dan nilai atas rencana serta realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum berdasarkan data per 31 Desember 2025," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi di laman BEI.
Sebagai informasi tambahan, Perseroan juga merincikan komponen biaya IPO yang mencapai Rp4,76 miliar. Pengeluaran terbesar disumbang oleh biaya jasa penjualan (selling fee) sebesar Rp1,05 miliar atau 22% dari total biaya.
Pos pengeluaran besar lainnya adalah jasa akuntan publik senilai Rp980 juta dan biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar Rp769 juta. Laporan ini turut ditandatangani oleh Ayu Amanda selaku Corporate Secretary Perseroan.
- 1
- 2
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026