BEI Buka Kunci Gembok, Saham Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) Kembali Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka kunci gembok saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE). Kabar ini diumumkan oleh Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawas...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka kunci gembok saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE). Kabar ini diumumkan oleh Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi yang diunggah di laman BEI, dikutip Senin (29/7).
Menurut Yulianto, seiring dicabutnya status suspensi, maka saham SPRE kembali dapat diperdagangkan. โDengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk. (SPRE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 29 Juli,โ ujarnya.
Sebelumnya, BEI menggembok saham SPRE di pasar reguler dan pasar tunai, sejak perdagangan sesi pertama, Jumat (26/7/2024) hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Yulianto, menjelaskan keputusan ini diambil setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perusahaan tersebut. Ia tak menyebutkanย berapa nilai โpeningkatan harga kumulatif yang signifikan saham SPRE hingga memerlukan suspensi tersebut. Namun, Yulianto menegaskan, suspensi perdagangan saham SPRE ย untuk "cooling down" sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
"Penghentian sementara perdagangan saham SPRE bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan informasi yang ada sebelum membuat keputusan investasi," kata Yulianto, dalam pengumuman yang disampaikan, Kamisย (25/7/2024).
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro