BEI Cabut Status Suspensi, Saham Ini Bisa Diperdagangkan Lagi Mulai Sesi Satu!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Setelah sempat dihentikan sementara, saham PT Charnic Capital Tbk (NICK) akhirnya bisa diperdagangkan kembali. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Setelah sempat dihentikan sementara, saham PT Charnic Capital Tbk (NICK) akhirnya bisa diperdagangkan kembali. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham NICK mulai sesi pertama hari ini, Kamis, 26 Juni 2025.
Saham NICK kembali masuk ke Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Pembukaan ini disampaikan langsung oleh pihak BEI melalui keterbukaan informasi.
“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham NICK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 26 Juni 2025,” ujar Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (26/6/2025).
Sebelumnya, saham NICK dihentikan sementara pada 25 Juni 2025. Suspensi dilakukan karena harga sahamnya melonjak drastis dalam waktu singkat. Langkah ini diambil sebagai bentuk cooling down untuk menjaga perlindungan investor.
"Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar agar mempertimbangkan secara matang informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi," terang Made.
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...