BEI Cabut Suspensi, Tiga Saham Ini Kembali Bisa Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan tiga saham yang sebelumnya disuspensi sejak 24 Juni 2025. Saham-saham tersebut adalah PT Master Print Tbk (PTMR),...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan tiga saham yang sebelumnya disuspensi sejak 24 Juni 2025. Saham-saham tersebut adalah PT Master Print Tbk (PTMR), PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX).
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyampaikan bahwa perdagangan ketiga saham itu dibuka kembali pada Selasa, 25 Juni 2025. Saham-saham tersebut bisa diperdagangkan kembali di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I.
โSuspensi atas perdagangan saham PTMR, PNSE, dan APEX telah dibuka kembali di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 25 Juni 2025,โujar Pande dalam keterbukaan informasi dilaman BEI, dikutip Rabu (25/6/2025).
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan ketiga saham itu karena lonjakan harga yang sangat tajam dalam waktu singkat. Langkah ini disebut sebagai cooling down agar investor bisa mengambil keputusan secara lebih hati-hati.
Pande menjelaskan suspensi sementara tersebut bertujuan untuk memberi waktu bagi pelaku pasar dalam mencermati kondisi dan informasi terbaru dari masing-masing emiten.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini