BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan satu kriteria baru pada status Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus milik PT Hillcon Tbk (HILL).
Perubahan tersebut diumumkan BEI melalui Pengumuman No. Peng-UK-00034/BEI.PLP/08-2026 yang diterbitkan pada Senin, 3 Agustus 2026. Perubahan status itu mulai berlaku efektif pada 4 Agustus 2026.
Dalam pengumuman tersebut, Otoritas BEI menyebutkan saham HILL yang tercatat di Papan Utama kini masuk dalam pemantauan khusus dengan kriteria 5 dan 9.
Otoritas BEI menjelaskan, penambahan yang dilakukan berasal dari kriteria 5, yakni perusahaan memiliki ekuitas negatif berdasarkan laporan keuangan terakhir. Dalam pengumuman itu BEI menyatakan, “Penambahan kriteria:5/Additional”.
Selain kriteria ekuitas negatif, HILL juga tetap tercatat pada kriteria 9. Kriteria tersebut berlaku bagi perusahaan tercatat yang memiliki anak usaha dengan kontribusi pendapatan material dan sedang dalam kondisi permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), pailit, atau pembatalan perdamaian.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...