Bidik India dan Filipina, Niramas Utama (JELI) optimistis penjualan tumbuh 26% pada 2026.
STOCKWATCH.ID, JAKARTA โ PT Niramas Utama Tbk (JELI) langsung mematok target pertumbuhan penjualan sekitar 26% pada 2026 setelah mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (...
Selain memperkuat pasar domestik, JELI juga memperluas pasar ekspor.ย India dan Filipina menjadi dua negara yang akan dikembangkan sebagai pasar utama.
"Kita mau masuk ke India, Filipina."
Meski kedua negara tersebut sudah menjadi tujuan ekspor, Perseroan akan meningkatkan penetrasi pasar agar kontribusinya semakin besar.
"Yang sudah ada tapi kita akan kembangkan menjadi pasar kita yang cukup lumayan besar untuk itu."
Saat ini, ekspor Perseroan tersebar ke sejumlah negara.ย Kontribusinya relatif berimbang antara India, Jepang, Arab Saudi, dan Filipina.ย Selain itu, produk INACO juga telah dipasarkan ke Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Latin, meski volumenya di beberapa kawasan masih terbatas.
"Sekarang masih imbang ada India, ada Jepang, ada Arab Saudi ada, Filipina ada seperti itu.ย Eropa kita juga udah ekspor, ke Amerika Latin udah ekspor tapi baru kecil-kecil. Amerika juga sudah."
Adhi menilai prospek ekspor ke sejumlah kawasan masih terbuka lebar.ย Selain Eropa, peluang juga datang dari negara-negara Asia dan Timur Tengah.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026