Bidik India dan Filipina, Niramas Utama (JELI) optimistis penjualan tumbuh 26% pada 2026.
STOCKWATCH.ID, JAKARTA โ PT Niramas Utama Tbk (JELI) langsung mematok target pertumbuhan penjualan sekitar 26% pada 2026 setelah mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (...
Hari ini, JELI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham JELI. Perseroan menawarkan 266 juta saham baru atau setara 21,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, dengan harga penawaran Rp900 per saham.ย Dari aksi korporasi tersebut, Perseroan menghimpun dana sebesar Rp239,4 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.ย Penawaran saham ini juga mencatat kelebihan permintaan (oversubscribe) sebesar 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi 630.491 investor.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat ekspansi usaha.ย Sekitar 56,70% dialokasikan sebagai penyertaan modal kepada anak usaha PT NPS untuk meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly. Sebanyak 10,04% digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesin dan peralatan produksi, 10,90% untuk membayar sebagian utang jangka pendek, serta 22,36% sebagai modal kerja.
Dalam siaran pers, Adhi mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi tonggak penting bagi Perseroan untuk memasuki fase pertumbuhan baru sebagai perusahaan terbuka.
"Pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Niramas Utama Tbk. Kami menyampaikan apresiasi kepada para investor, regulator, mitra bisnis, dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta mendukung proses Penawaran Umum Perdana Saham ini. Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi Perseroan untuk terus menjaga kinerja, memperkuat tata kelola perusahaan, dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," kata Adhi.
Adhi menambahkan, dana IPO akan memperkuat fondasi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi operasional, memperluas distribusi, serta mengembangkan inovasi produk di pasar domestik maupun global.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan