Bos BEI Buka-bukaan Soal Pertemuan dengan Danantara, Siapkan Indeks Baru hingga ETF Go International!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman akhirnya buka suara terkait pertemuannya dengan manajemen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara)....
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman akhirnya buka suara terkait pertemuannya dengan manajemen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pertemuan strategis tersebut telah berlangsung pada pekan lalu. Iman mengaku menawarkan sejumlah produk kepada lembaga pengelola investasi tersebut.
Salah satu topik utama pembicaraan adalah pembuatan indeks saham khusus. Indeks ini rencananya akan menggunakan nama Danantara. Iman menjelaskan hal ini saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (1/12/2025).
“Kita tawarin beberapa produk ke Danantara termasuk salah satunya indeks tapi beberapa produk itu hanya salah satu yang lagi didiskusikan oleh danantara,” ujar Iman.
Tidak hanya soal indeks, BEI juga menyodorkan ide perluasan jangkauan pasar. Iman mengusulkan adanya produk Exchange Traded Fund (ETF) yang tercatat di bursa luar negeri.
Uniknya, aset dasar atau underlying-nya tetap menggunakan saham-saham dari Indonesia. Ini menjadi strategi untuk memperkenalkan saham lokal ke kancah internasional.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...