BRMS Kantongi Pinjaman Rp8 Triliun, Siap Genjot Tambang Emas Palu dan Eksplorasi Tembaga di Gorontalo
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) akan segera mengumumkan fasilitas pendanaan jumbo senilai sekitar US$500 juta atau setara Rp8 triliun (asumsi Rp16.000/US$). Dana segar i...
โKita mau tahu apakah jenis tembaganya ini porpiri seperti yang ada di Freeport dan Amman. Itu kan luar biasa. Kita baru melakukan 2-3 lubang bor saja, tapi Masya Allah setiap kita bor dapat mineralisasi. Jadi luar biasa,โ ujarnya.
Herwin menyebut hasil eksplorasi di Gorontalo sejauh ini sangat menjanjikan. Manajemen dan pemegang saham disebut antusias dengan temuan mineralisasi yang terus muncul di setiap titik pengeboran. โKomitmennya luar biasa. Targetnya kita akan terus ngebor untuk 2 tahun ke depan. Baru nanti kita umumkan jumlah cadangan tembaganya dengan skema JORC. Itu kan bagus juga di market,โ tambahnya.
Selain itu, sekitar US$80 juta akan dipakai untuk melanjutkan eksplorasi di proyek-proyek kecil BRMS di Aceh dan Banten. Sedangkan sisanya sekitar US$100 juta hingga US$120 juta akan digunakan untuk refinancing pinjaman BRMS di Bank Mega senilai US$120 juta.
Pinjaman dari Bank Mega sebelumnya dipakai sebagai bridging loan untuk memulai proyek tambang bawah tanah, termasuk pembangunan portal, pengadaan alat berat, hingga pengerjaan terowongan. Namun, penyelesaian proyek butuh pendanaan tambahan yang kini ditutup lewat sindikasi pinjaman baru.
โJadi dari 500 juta dolar nantinya, 120 juta dolar untuk refinance Bank Mega, 200 juta dolar untuk menyelesaikan tambang emas bawah tanah di Palu, 100 juta dolar untuk pemboran di Gorontalo, dan sisanya 80 juta dolar untuk eksplorasi di Banten dan Aceh,โ terang Herwin.
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...