BTN Resmi Akuisisi 100% Saham Bank Victoria Syariah, Siapkan Dana Rp1,06 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN resmi memulai proses akuisisi terhadap PT Bank Victoria Syariah (BVIS). Langkah ini dimulai setelah BTN menandatangani p...
BTN telah resmi menandatangani perjanjian pengambilalihan (CSPA) untuk mengakuisisi 100% saham Bank Victoria Syariah. Kesepakatan ini tercapai setelah melalui proses uji tuntas (due diligence) yang dilakukan BTN selama beberapa bulan terakhir. Nixon menjelaskan, BTN memilih untuk mengakuisisi bank umum syariah dan menggabungkannya dengan BTN Syariah karena prosesnya lebih mudah dan cepat. Hal ini penting karena regulasi yang mengharuskan BTN untuk memisahkan Unit Usaha Syariahnya sebelum 2026 jika nilai asetnya mencapai 50% dari total aset induk bank konvensional.
Berdasarkan Undang-Undang Perbankan Syariah dan peraturan OJK, jika aset Unit Usaha Syariah mencapai 50% atau lebih dari total aset induk, pemisahan wajib dilakukan dalam waktu dua tahun setelah laporan keuangan triwulan terakhir menunjukkan pemenuhan ketentuan tersebut. Pada kuartal III-2024, BTN Syariah tercatat memiliki aset sebesar Rp58 triliun, tumbuh 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Proyeksi BTN menunjukkan bahwa setelah merger, aset BTN Syariah bisa mencapai Rp66 triliun hingga Rp67 triliun.
Bank Victoria Syariah dipilih karena ukurannya yang sesuai sebagai bank umum syariah dan bisnisnya yang terus berkembang. Per kuartal III-2024, aset Bank Victoria Syariah tercatat Rp3,32 triliun, meningkat 8,02% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan penandatanganan CSPA ini, BTN akan melanjutkan proses akuisisi dengan mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham BTN dan Bank Victoria Syariah, serta persetujuan OJK sebagai regulator. Nixon berharap seluruh proses akuisisi dapat selesai sebelum semester I-2025, agar merger antara BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah dapat segera dilaksanakan. โBerdasarkan timeline yang telah kami rencanakan, BTN Syariah bisa segera spin-off menjadi bank umum syariah pada tahun ini,โ tegas Nixon.
Selama proses ini berlangsung, BTN menyatakan belum ada perubahan operasional bisnis dari BTN Syariah dan aktivitas bisnis BTN Syariah masih berjalan seperti biasa sampai unit usaha syariah tersebut telah berubah secara legal dan formal menjadi bank umum syariah dalam bentuk perseroan terbatas (PT).
- 1
- 2
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas