Buat Bayar Utang dan Modal, Sinar Mas Muliartha Emisi Obligasi Rp1,5 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan III PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Tahap I Tahun 2024 senilai Rp1,5 triliun ditawarkan kepada investor pada 2 April 2024. Penjatahan dan distribusi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan III PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Tahap I Tahun 2024 senilai Rp1,5 triliun ditawarkan kepada investor pada 2 April 2024. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 3 dan 5 April 2024. Pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 April 2024.
Direksi SMMA dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Senin (01/4/2024), mengemukakan, obligasi yang merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan III SMMA senilai total Rp5 triliun itu memiliki bunga 10% per tahun dengan tenor lima tahun.
Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan, di mana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 5 Juli 2024, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi akan dibayarkan pada tanggal 5 April 2029.
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia