Dapat Restu Pemegang Saham, Wijaya Karya Siap Gelar Right Issue Rp9,2 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, pada, Jumat 12 Januari 2024, telah menyetujui penerbitan saham baru...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, pada, Jumat 12 Januari 2024, telah menyetujui penerbitan saham baru atau right issue sebanyak 92,238 miliar saham seri B bernominal Rp100 per unit dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Direksi WIKA, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/1/2024) mengemukakan, bagi pemegang saham Perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu, maka pemegang saham tersebut akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan saham Perseroan maksimum sebesar 30,45%.
Dana hasil penerbitan saham baru atau right issue tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan Perseroan untuk modal kerja dalam rangka penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Ibukota Negara atai IKN serta untuk memperbaiki kondisi keuangan Perseroan.
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten