Demi Lindungi Investor, BEI Stop Sementara Perdagangan Saham Dua Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham dua emiten yang mengalami pergerakan harga tidak biasa. Dua saham tersebut adalah PT Andalan Sakti Primain...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham dua emiten yang mengalami pergerakan harga tidak biasa. Dua saham tersebut adalah PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) dan PT CTbk (MFIN).
Penghentian perdagangan dilakukan pada sesi I, Selasa, 15 Juli 2025. Langkah ini diambil karena terjadi lonjakan dan penurunan harga kumulatif yang signifikan.
Dalam pengumuman resmi BEI nomor Peng-SPT-00117/BEI.WAS/07-2025, saham ASPI disetop sementara di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuannya untuk melindungi investor dari potensi risiko akibat pergerakan harga yang tidak wajar.
"Sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI)," ujar Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (15/7/2025).
BEI juga menyetop sementara perdagangan saham MFIN lewat surat nomor Peng-SPT-00116/BEI.WAS/07-2025. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk cooling down agar investor memiliki waktu mempertimbangkan keputusan investasinya dengan bijak.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini