Demi Lindungi Investor, BEI Stop Sementara Perdagangan Saham Dua Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham dua emiten yang mengalami pergerakan harga tidak biasa. Dua saham tersebut adalah PT Andalan Sakti Primain...
"Penghentian ini dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasi," lanjut Pande Made Kusuma Ari A.
Pada penutupan perdagangan Senin, 14 Juli 2025, saham ASPI melonjak Rp46 atau 17,69% ke posisi Rp306. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi di Rp324 dan terendah di Rp276.
Kapitalisasi pasar ASPI tercatat sebesar Rp208,64 miliar. Rasio price to earnings (P/E ratio) berada di level 96,05. Dalam setahun terakhir, harga saham ASPI pernah menyentuh Rp458 sebagai harga tertinggi dan Rp102 sebagai yang terendah.
Sementara itu, saham MFIN justru merosot tajam. Harga sahamnya turun 210 poin atau 14,79% menjadi Rp1.210. Sepanjang sesi perdagangan, saham ini dibuka, diperdagangkan tertinggi, dan ditutup di level yang sama.
Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar MFIN mencapai Rp6,05 triliun. Rasio P/E berada di angka 12,45 dan dividend yield mencapai 5,13%. Dalam 12 bulan terakhir, saham MFIN pernah berada di level tertinggi Rp4.180 dan terendah Rp735,44.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...