Dicecar BEI Usai Diakuisisi EEP, Bos PACK Buka Suara Soal Rencana Go Private dan Delisting!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan dari PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) terkait pengambilalihan saham yang dilakukan oleh PT Eco Energi Perkasa (EEP) pada 23...
Aditya menambahkan, EEP juga tidak berencana untuk melikuidasi PACK atau mengubah kebijakan dividen. Sebaliknya, EEP akan memperluas usahanya di Indonesia melalui PACK. Itu meliputi pengembangan, investasi, dan akuisisi bisnis di bidang perdagangan besar, pengangkutan, serta pemrosesan logam dan bijih logam, baik secara langsung maupun tidak langsung.
BEI juga menanyakan apakah ada perubahan pada Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari perusahaan. Aditya mengakui, pengambilalihan ini membawa perubahan pada struktur UBO. Setelah akuisisi, Deng Weiming kini memegang kontrol penuh atas perusahaan. โPenerima manfaat akhir dari EEP adalah Deng Weiming,โ ujar Aditya.
Selain itu, Aditya mengatakan EEP telah mengajukan izin kepada OJK pada 25 Oktober 2024 untuk melakukan Penawaran Tender Wajib. Surat tersebut masih dalam proses penelaahan oleh OJK dan belum memperoleh Surat Efektif OJK. Tanpa Surat Efektif ini, EEP belum dapat mengumumkan keterbukaan informasi tersebut kepada Bursa dan publik.
PACK juga telah mengirimkan surat kepada OJK pada 6 November 2024 mengenai rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Surat tersebut berisi permintaan persetujuan pemegang saham untuk beberapa rencana aksi korporasi, antara lain perubahan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham, perubahan kegiatan usaha perusahaan, akuisisi atau penyertaan saham pada perusahaan lain, pinjaman dari pihak terafiliasi, dan penambahan modal melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu. Perseroan akan memberikan informasi lebih lanjut tentang aksi korporasi ini dan mengumumkannya kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- 1
- 2
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...