Dukung Bareskrim Bongkar Skandal IPO Hingga Manipulasi Saham, OJK Siap Buka Data
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh langkah Bareskrim Polri mengusut tuntas berbagai skandal di pasar modal. Langkah ini merupakan bagian dari reformasi integritas u...
Saat ini, Dittipideksus Bareskrim Polri sedang menangani kasus dugaan tindak pidana proses IPO PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Perusahaan ini diduga tidak layak melantai di bursa karena valuasi aset tidak memenuhi syarat. Namun, proses tersebut dipaksakan hingga berhasil meraih dana IPO Rp97 miliar.
Penyidik telah menetapkan tiga tersangka baru berinisial BH, DA, dan RE pada Selasa (3/2/2026). Selain itu, kantor PT Shinhan Sekuritas selaku penjamin emisi efek (underwriter) turut digeledah. Penggeledahan dilakukan di lantai 50 Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta.
Skandal lain yang sedang dibidik adalah dugaan manipulasi harga saham oleh PT Narada Aset Manajemen. Penyidik telah menetapkan dua tersangka berinisial MAW dan DV. Total aset senilai Rp207 miliar telah disita dalam perkara perdagangan semu ini.
Kasus ketiga melibatkan PT Minapadi Aset Manajemen terkait transaksi saham afiliasi. Tiga tersangka berinisial DJ, ESO, dan EL telah ditetapkan oleh penyidik. Bareskrim juga memblokir aset saham senilai Rp467 miliar milik entitas tersebut.
Hasan menekankan koordinasi dengan Bareskrim sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Sejauh ini belum ada agenda pertemuan khusus pada hari ini. Hal itu dikarenakan kasus-kasus tersebut merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...