EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut 37%
ย
Perseroan juga menurunkan belanja modal menjadi USD37 juta, atau merosot 67% dibandingkan USD111 juta pada semester I-2025. Penurunan tersebut didukung optimalisasi armada dan pengalihan aset dari lokasi tambang yang telah berhenti beroperasi. Arus kas bebas meningkat signifikan menjadi USD39 juta, dari USD5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
ย
Pada kuartal II-2026, operasional Grup menunjukkan perbaikan yang konsisten. Volume overburden removal naik 10% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 97 juta BCM, sedangkan produksi batu bara meningkat 20% menjadi 17 juta ton. Ketersediaan armada, produktivitas alat berat, serta efisiensi pemeliharaan juga mengalami peningkatan.
ย
Meski biaya per BCM meningkat akibat lonjakan harga bahan bakar, konsumsi bahan bakar per BCM justru turun berkat perbaikan kondisi jalan angkut dan peningkatan perilaku berkendara. Selain itu, biaya tenaga kerja per BCM turun 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan turun 13% dibandingkan kuartal sebelumnya sebagai hasil program efisiensi yang dijalankan sejak 2025.
ย
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...