Harga Emas Dunia Terkoreksi 1,7% Tersengat Spekulasi Suku Bunga AS
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia melemah pada perdagangan Kamis (16/7/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (17/7/2026) WIB. Penurunan terjadi seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah...
Ketua The Fed Kevin Warsh pada pekan ini kembali menegaskan komitmennya untuk menurunkan inflasi. Namun, Warsh tidak memberikan petunjuk lebih lanjut terkait langkah kebijakan suku bunga berikutnya.
Di tengah kondisi tersebut, data ekonomi AS menunjukkan perkembangan yang beragam. Inflasi konsumen AS pada Juni 2026 tercatat melambat berdasarkan data yang dirilis Selasa (14/7/2026). Sementara itu, data yang diumumkan pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan indeks harga produsen mengalami penurunan.
Analis Pasar Forex.com, Fawad Razaqzada, menilai harga energi yang tetap tinggi dapat membatasi ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya.
"Bahkan jika beberapa data ekonomi jangka pendek melemah, harga energi yang tetap tinggi akan menyulitkan The Fed untuk mengambil sikap yang lebih dovish. Karena alasan yang sama, investor lebih memilih dolar dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil," ujar Fawad.
Kondisi tersebut membuat minat investor terhadap dolar AS meningkat dan menekan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Meski demikian, pasar masih terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga AS dalam beberapa bulan mendatang.
- 1
- 2
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro