Harga Emas Dunia Turun Jelang Rilis Risalah The Fed, Ini Pemicunya
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (8/7/2026) WIB. Penurunan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah...
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar masih memperkirakan peluang sekitar 60% bagi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga pada September.
Perhatian investor kini tertuju pada risalah rapat The Fed bulan Juni yang dijadwalkan dirilis Rabu waktu AS. Dokumen tersebut diharapkan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter di bawah Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah dua kapal tanker diserang di Selat Hormuz.ย Iran juga menyatakan tidak akan melanjutkan perundingan damai selama Presiden AS Donald Trump masih mengancam untuk kembali melanjutkan perang.ย Perkembangan tersebut mendorong harga minyak dunia naik.
Kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga energi turut menekan harga emas. Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan suku bunga tetap tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, bank sentral China kembali menambah cadangan emas untuk bulan ke-20 berturut-turut.ย Hingga akhir Juni, cadangan emas China mencapai 75,44 juta ons troi, naik dari 74,96 juta ons troi pada akhir Mei.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro