Harga Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Wait and See soal Perang Ukraina

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia menguat sekitar 1% pada penutupan perdagangan Jumat (14/3/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (15/3/2025) WIB. Namun,  secara keseluruhan harga kom...

Harga Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Wait and See soal Perang Ukraina
Bacakan Artikel

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (14/3) menyatakan bahwa Moskow mendukung proposal gencatan senjata dari Amerika Serikat, tetapi masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut. Pernyataan ini membuat harapan akan berakhirnya perang Ukraina dalam waktu dekat semakin menipis.

"Jika prospek gencatan senjata terus tertunda, pasar akan memperkirakan bahwa minyak Rusia akan tetap terkena sanksi untuk waktu yang lebih lama," ujar Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates.

Di sisi lain, Trump kembali mendesak Rusia untuk menyetujui kesepakatan damai. Dalam pernyataannya di media sosial pribadinya, ia menegaskan akan mengeluarkan AS dari situasi yang disebutnya sebagai "kekacauan besar dengan Rusia".

Pemerintah AS juga telah mengumumkan bahwa lisensi untuk transaksi energi dengan lembaga keuangan Rusia akan berakhir pekan ini. Sementara itu, perusahaan-perusahaan milik negara China mulai membatasi impor minyak Rusia karena khawatir terkena sanksi.

Selain ketegangan geopolitik, faktor ekonomi juga mempengaruhi pergerakan harga minyak. Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa pasokan minyak global bisa melebihi permintaan sekitar 600.000 barel per hari pada tahun ini. Pertumbuhan pasokan terutama didorong oleh produksi di AS, sementara permintaan global justru lebih lemah dari perkiraan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: