IHSG Berpeluang Naik ke 8.150, BNI Sekuritas Rekomendasikan BKSL sampai BRPT
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih memiliki tenaga untuk melanjutkan penguatannya pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Optimisme ini...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih memiliki tenaga untuk melanjutkan penguatannya pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Optimisme ini muncul setelah indeks berhasil parkir di zona hijau pada sesi sebelumnya.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Ia menilai indeks berpeluang naik lebih tinggi jika mampu melewati titik hambat tertentu.
โIHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jika berhasil break resistance di 8150,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Selasa (10/2/2026), IHSG ditutup menguat 99,864 poin atau naik 1,24% ke level 8.131,738. Padahal, saat pembukaan, indeks sempat melemah ke posisi 8.031,582. Penutupan kemarin terpantau lebih tinggi dibandingkan posisi Senin (9/2/2026) di level 8.031,874.
Meski indeks menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar 917 miliar. Sejumlah saham menjadi incaran jual pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BUMI, BBCA, DEWA, BUVA, dan BBRI.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 8.020-8.050. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 8.150-8.250.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati investor. โTrading idea hari ini: BKSL, INET, ADMR, BBCA, CDIA, dan BRPT,โ tambahnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...