IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TINS dan MEDC

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TINS dan MEDC
BRI Danareksa Sekuritas
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Indeks melesat +1,37% atau naik ke level 6.319,61.

Data perdagangan memperlihatkan sebanyak 399 saham mengalami kenaikan harga. Sebanyak 224 saham tercatat turun dan 170 saham tidak bergerak atau stagnan. Di pasar global, bursa Amerika Serikat juga kompak menguat dengan Dow Jones naik +1,71% ke level 54.085,88.

Menurut Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, membaiknya sentimen domestik dan global menjadi pendorong utama. Optimisme terhadap musim laporan keuangan (earning season) semester I 2026 menunjukkan kinerja solid. Utamanya pada sektor perbankan dan komoditas.

Reza mengatakan, meredanya kekhawatiran geopolitik turut memberikan angin segar bagi pasar. Hal ini terjadi setelah adanya perkembangan positif dalam perundingan Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait jalur pelayaran Selat Hormuz. Investor kini menantikan rilis PDB Indonesia kuartal II 2026 yang diproyeksikan tumbuh 5,3% secara tahunan atau YoY.

Secara teknikal, pergerakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Area resistance indeks saat ini berada pada rentang 6.400 hingga 6.420. Untuk area support, ia memproyeksikan berada di level 6.270 sampai 6.200.

"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.270โ€“6.200 dan resistance 6.400โ€“6.420. Namun, karena indeks telah memasuki area supply 6.320โ€“6.400, potensi profit taking jangka pendek tetap perlu diwaspadai meski tren bullish masih terjaga selama bertahan di atas area support," ujar Reza dalam risetnya, Rabu (5/8/2026).

Fokus pasar juga tertuju pada rencana pemerintah menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan. Langkah ini diharapkan menjaga likuiditas dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil. Selain itu, pertumbuhan penjualan mobil yang melonjak 32% menjadi bukti daya beli masyarakat kelas menengah ke atas masih solid.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: