BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) mulai Rabu, 5 Agustus 2026. Langkah ini diambil setelah harga saham MDIA mengalami peningkatan kumulatif yang signifikan.
Suspensi diberlakukan sebagai langkah cooling down sekaligus bentuk perlindungan kepada investor. Dalam pengumuman BEI Nomor Peng-SPT-00141/BEI.WAS/08-2026 yang diterbitkan pada 4 Agustus 2026, penghentian sementara dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Otoritas BEI menjelaskan, kebijakan suspensi tersebut bertujuan memberi waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya secara lebih matang.
BEI menyatakan, "Penghentian sementara perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham (MDIA)."
Selain itu, BEI juga mengingatkan seluruh pihak yang berkepentingan agar terus mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan.
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...