Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
“Perseroan tidak dapat memberikan penjelasan secara pasti mengenai penyebab pergerakan harga saham Perseroan di pasar karena harga saham dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk mekanisme pasar dan sentimen investor,” tulis manajemen dalam surat tersebut.
Perseroan juga menegaskan tidak menemukan informasi atau fakta material yang belum diungkap yang dapat menjadi pemicu pergerakan harga saham.
“Sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan Perseroan yang dapat menjadi penyebab pergerakan harga saham tersebut,” ujar manajemen.
ALKA turut memastikan tidak terdapat informasi material di media massa yang dapat memengaruhi harga efek perseroan atau keputusan investasi pemodal yang belum pernah dilaporkan kepada Bursa.
Perseroan menambahkan tidak memiliki informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi harga efek maupun keputusan investasi investor dan belum diungkapkan kepada Bursa maupun publik.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...