Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkap kepada publik yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham perseroan.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen ALKA dalam surat jawaban kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 3 Agustus 2026. Surat itu merupakan respons atas permintaan penjelasan Bursa terkait pergerakan saham perseroan.
Presiden Direktur PT Alakasa Industrindo Tbk, Sucipto Tanro, menyampaikan kondisi keuangan dan kinerja usaha perseroan hingga 30 Juni 2026 masih sesuai dengan yang telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Perseroan juga memastikan kegiatan usaha berjalan normal. Berbagai langkah terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja, mulai dari efisiensi operasional, optimalisasi sumber daya, penguatan pengelolaan keuangan hingga pengembangan peluang usaha baru.
Selain itu, ALKA mengaku tidak memiliki informasi mengenai kontrak baru, sumber pendapatan baru yang signifikan maupun transaksi material lain yang belum disampaikan kepada Bursa.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...