Komisaris Argha Karya (AKPI) Jual 14.500 Lembar Saham Perusahaan di Harga Rp550
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Henry Liem, Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 14.500 lembar saham perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indone...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Henry Liem, Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 14.500 lembar saham perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada 13 Februari 2026.
Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 18 Februari 2026, tujuan Henry Liem menjual saham AKPI adalah untuk divestasi saham langsung.
Henry Liem menjual saham AKPI pada harga Rp550 per lembar. Setelah penjualan tersebut, kepemilikan Henry Liem terhadap saham AKPI turun menjadi 15.140.659 lunit (2,473%), dari sebelumnya 15.155.159 unit atau 2,475% saham.
Hingga pukul 10.40 WIB perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia, Rabu 18 Februari 2026, saham AKPI tercatat stagnan di level Rp530 per unit. Selama perdagangan periode 02 Februari sampai dengan 13 Februari 2026, harga saham AKPI telah naik 1,92%, dari posisi Rp520 per saham menjadi Rp530 per saham.
Sekedar informasi, PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) memproduksi dan mendistribusikan film kemasan fleksibel untuk keperluan industri dan barang konsumsi. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1980 sebagai produsen BOPP (Biaxially Oriented Polypropylene) pertama di Asia Tenggara.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten