Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya

Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
PT ABM Investama Tbk (ABMM)
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan peningkatan laba bersih yang signifikan sepanjang semester I 2026. Kenaikan produksi batu bara dan membaiknya kinerja bisnis kontraktor pertambangan menjadi pendorong utama pertumbuhan profitabilitas perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian hingga 30 Juni 2026, ABMM mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD39,4 juta. Angka tersebut melonjak 41,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD27,7 juta.

Di sisi operasional, perseroan berhasil meningkatkan volume pengambilan batu bara (coal getting) sebesar 14,2% menjadi 17,9 juta ton pada semester I 2026 dari 15,7 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh kenaikan produksi di salah satu lokasi operasi tambang di Kalimantan Selatan. Selain itu, percepatan produksi dari tambang batu bara di Aceh pada kuartal II 2026 turut mendorong peningkatan volume penjualan batu bara dan profitabilitas grup.

Meski industri masih menghadapi tantangan akibat tingginya harga bahan bakar yang dipicu ketegangan geopolitik global, kondisi tersebut juga mendorong kenaikan harga jual batu bara sehingga mendukung strategi peningkatan produksi yang dijalankan perseroan.

Sepanjang semester I 2026, ABMM membukukan pendapatan konsolidasian sebesar USD506,2 juta, relatif stabil dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD506,9 juta.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: