Laba Bersih BRMS Melonjak 21,6%, KB Valbury Sekuritas Rekomendasi Beli dengan Target Rp1.060

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama 2026. Perusahaan tambang emas Grup Salim ini membukukan pertumbuhan laba be...

Laba Bersih BRMS Melonjak 21,6%, KB Valbury Sekuritas Rekomendasi Beli dengan Target Rp1.060
Bacakan Artikel

"Katalis utama termasuk ekspansi pabrik CIL pertama, pengembangan tambang bawah tanah, dan eksplorasi berkelanjutan diharapkan mendukung lintasan pertumbuhan BRMS," ujar Ashalia Fitri Yuliana dalam risetnya, dikutip Kamis (7/5/2026).

Ashalia memaparkan beberapa agenda besar perusahaan yang akan menjadi mesin pertumbuhan. Aktivitas pushback di tambang River Reef dijadwalkan selesai pada Mei atau Juni 2026. Selain itu, perluasan kapasitas pabrik CIL pertama dari 500 menjadi 2.000 ton per hari ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Ekspansi tersebut diproyeksikan mendorong produksi emas BRMS mencapai 76 ribu oz pada tahun fiskal 2026. Perusahaan juga menyiapkan proyek tambang bawah tanah yang ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2027. Proyek ini diharapkan menghasilkan kadar emas yang lebih tinggi, yaitu 3,5 hingga 4,9 gram per ton.

KB Valbury Sekuritas turut merevisi asumsi harga emas untuk periode 2026 hingga 2028. Analis memperkirakan harga emas berada pada rentang USD 4.800 sampai USD 4.900 per oz. Sementara itu, harga perak diproyeksikan mencapai USD 70 hingga USD 73 per oz.

Hingga akhir 2026, pendapatan BRMS diperkirakan mencapai USD 365 juta dengan laba bersih USD 92 juta. EBITDA perusahaan juga diprediksi menyentuh USD 177 juta.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: