Maret 2024, Provident Investasi Bersama Gelar Right Issue Senilai Rp149,99 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mengumumkan, pihaknya berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau right Issue sebanyak 9,999 miliar saham berno...
Dana hasil PMHMETD ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk penyertaan atas 3.612.480 saham baru yang akan dikeluarkan oleh PT Alam Permai, dan sisanya untuk modal kerja dalam membiayai operasional Perseroan.
Direksi PALM dalam prospektus rencana penawaran umum terbatas (PUT) yang diumumkan, Senin (15/1/2024) menyebutkan, rencana right issue ini telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PALM yang dilaksanakan pada 10 Januari 2024. Adapun pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penerbitan saham baru atau right issue tersebut diperkirakan terbit pada 26 Februari 2024.
- 1
- 2
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten