MBMA Usulkan James Nicholas dan Ashutosh Srivastava Masuk Direksi, Perkuat Fungsi Keuangan dan Operasional
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan mengusulkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung secara elektro...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan mengusulkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) pada 23 Juni 2026.
Dalam agenda tersebut, Perseroan meminta persetujuan pemegang saham atas pengangkatan James Nicholas dan Ashutosh Srivastava Fausimm sebagai anggota Direksi MBMA.
James Nicholas akan menjalankan fungsi sebagai Chief Financial Officer (CFO), sedangkan Ashutosh Srivastava Fausimm akan memperkuat fungsi operasional Perseroan sebagai Direktur Operasional.
Presiden Direktur PT Merdeka Battery Materials Tbk, Teddy Nuryanto Oetomo, mengatakan kehadiran calon anggota Direksi baru diharapkan dapat melengkapi struktur kepemimpinan Perseroan, terutama dalam memperkuat fungsi keuangan dan operasional.
“Kami percaya pengalaman dan kompetensi yang dibawa oleh calon anggota Direksi baru akan memperkuat kemampuan Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan efektivitas operasional, serta menjaga disiplin keuangan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang MBMA,” ujar Teddy.
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten