MBMA Usulkan James Nicholas dan Ashutosh Srivastava Masuk Direksi, Perkuat Fungsi Keuangan dan Operasional
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan mengusulkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung secara elektro...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan mengusulkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) pada 23 Juni 2026.
Dalam agenda tersebut, Perseroan meminta persetujuan pemegang saham atas pengangkatan James Nicholas dan Ashutosh Srivastava Fausimm sebagai anggota Direksi MBMA.
James Nicholas akan menjalankan fungsi sebagai Chief Financial Officer (CFO), sedangkan Ashutosh Srivastava Fausimm akan memperkuat fungsi operasional Perseroan sebagai Direktur Operasional.
Presiden Direktur PT Merdeka Battery Materials Tbk, Teddy Nuryanto Oetomo, mengatakan kehadiran calon anggota Direksi baru diharapkan dapat melengkapi struktur kepemimpinan Perseroan, terutama dalam memperkuat fungsi keuangan dan operasional.
“Kami percaya pengalaman dan kompetensi yang dibawa oleh calon anggota Direksi baru akan memperkuat kemampuan Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan efektivitas operasional, serta menjaga disiplin keuangan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang MBMA,” ujar Teddy.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten