Menanti Rilis Data GDP, IHSG Berpotensi Melemah Terbatas Hari Ini! Cek 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak melemah terbatas pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Para pelaku pasar kini tengah menantikan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak melemah terbatas pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Para pelaku pasar kini tengah menantikan rilis data Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia yang dijadwalkan keluar hari ini.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, pergerakan indeks hari ini akan sangat dipengaruhi oleh sentimen data makroekonomi nasional tersebut.
โIHSG berpotensi untuk melemah terbatas hari ini, menunggu rilis data GDP Indonesia hari ini,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Rabu (4/2/2026), IHSG berakhir menguat 24,119 poin atau naik 0,30% ke level 8.146,717. Posisi ini meningkat dari penutupan Selasa (3/2/2026) di level 8.122,597.
Indeks kemarin sempat dibuka melemah di level 8.121,033 sebelum akhirnya berbalik menguat hingga akhir sesi. Namun, penguatan ini dibarengi dengan aksi jual bersih oleh investor asing dengan nilai total mencapai sekitar Rp1,42 triliun.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro