OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin Diperketat
Bacakan Artikel
Rekomendasi
Berdasarkan kelompok debitur, kredit korporasi tumbuh paling tinggi yakni 20,45%. Sementara kredit UMKM kembali mencatat pertumbuhan positif sebesar 1,05%.
Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 10,21% menjadi Rp10.282 triliun. Kualitas kredit membaik. Rasio Non Performing Loan (NPL) gross turun menjadi 2,09%, sedangkan NPL net berada di level 0,82%. Rasio Loan at Risk (LaR) juga turun menjadi 8,47%. Permodalan industri perbankan tetap kuat dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,70%.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini