Perkuat Pengembangan PIK 2, Bangun Kosambi Sukses Suntik Modal Anak Usaha Rp2 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menambah penyertaan modal kepada entitas anaknya, PT Mega Andalan Sukses (MAS). Emiten properti ini menyuntikkan dana segar senilai Rp 2 t...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menambah penyertaan modal kepada entitas anaknya, PT Mega Andalan Sukses (MAS). Emiten properti ini menyuntikkan dana segar senilai Rp 2 triliun. Transaksi afiliasi tersebut telah rampung dilaksanakan pada 24 Desember 2025.
Perseroan mengambil bagian seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAS. Langkah strategis ini berdampak langsung pada struktur kepemilikan saham. Porsi kepemilikan CBDK dalam MAS meningkat dari sebelumnya 71,69% menjadi 77,35%.
Peningkatan modal ini menyebabkan dilusi pada pemegang saham lainnya. Kepemilikan PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya di MAS masing-masing turun. Porsinya menyusut dari 14,16% menjadi 11,33% setelah transaksi ini.
Manajemen CBDK mengungkapkan alasan utama di balik aksi korporasi ini. Perseroan ingin mempertahankan posisi sebagai pemegang saham pengendali. Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan belanja modal MAS. Tujuannya adalah mempercepat pengembangan proyek di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2).
"Dengan melakukan Transaksi, Perseroan senantiasa mencari peluang bisnis potensial yang dapat memaksimalkan nilai investasi Perseroan dan entitas anak Perseroan di masa yang akan datang," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (29/12/2025).
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...