Petrosea Raih Kontrak Baru Senilai Rp4,6 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Petrosea Tbk (PTRO) melaporkan, Perseroan berhasil memperoleh kontrak baru dari BP Berau Ltd senilai Rp4,6 triliun pada Kamis, (1/2/2024). Demikian dikemukakan o...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Petrosea Tbk (PTRO) melaporkan, Perseroan berhasil memperoleh kontrak baru dari BP Berau Ltd senilai Rp4,6 triliun pada Kamis, (1/2/2024). Demikian dikemukakan oleh Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PTRO dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (02/2/2024).
Menurut Anto, kontrak PTRO itu meliputi pengerjaan awal desain perencanaan, pengadaan barang, dan konstruksi (onshore early works engineering, procurement, and construction (EPC) untuk dua proyek. Yakni proyek Ubadari, Tangguh EGR/CCUS dan dan proyek Tangguh Onshore Compression (UCC).
โNilai kontrak PTRO tersebut mencapai Rp4,6ย triliun, dengan jangka waktu pengerjaan selama 24 bulan,โ tulis Anto dalam keterangan tertulisnya.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...