Rukun Raharja Bentuk Subholding Midstream, Buka Peluang IPO Setelah Konsolidasi Internal Rampung
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tengah menyiapkan langkah besar dengan membentuk subholding di lini bisnis midstream. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk me...
Sementara itu, Ogi Rulino, Direktur Investment & Risk Management RAJA, menuturkan perusahaan kini memiliki empat lini bisnis utama, yakni upstream, midstream, downstream, dan new initiative.
โUpstream, seperti yang kita ketahui bersama, itu sudah IPO, yaitu dengan PT Raharja Energi Cepu (RATU),โ kata Ogi.
Ia menambahkan, pembentukan subholding midstream saat ini sedang dalam tahap akhir dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. โMidstream saat ini sedang dibenahi. Subholding daripada midstream ini insya Allah akan diselesaikan sebelum akhir tahun ini, awal tahun 2026 subholding tersebut sudah beroperasi dengan penuh,โ jelas Ogi.
Terkait rencana IPO subholding tersebut, Ogi mengatakan RAJA masih akan menyesuaikan dengan kondisi pasar dan kesiapan internal. โApakah skema-skema IPO itu akan menjadi mengikuti seperti RATU? Kita akan melihat peluangnya ke depan, kita akan melihat tentu dari market dan juga kesiapan dari pihak kami sendiri,โ ujarnya.
Langkah pembentukan subholding ini menjadi bagian dari strategi RAJA untuk memperkuat posisi di industri energi nasional dan mendorong efisiensi serta nilai tambah bagi seluruh lini bisnis yang dimiliki.
- 1
- 2
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro