Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan Saham RLCO, Gelontorkan Dana Rp119,41 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel Sekuritas Indonesia menambah kepemilikan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melalui transaksi repo pada 13 Juli 2026. Berdasarkan laporan kepada Otoritas Ja...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel Sekuritas Indonesia menambah kepemilikan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melalui transaksi repo pada 13 Juli 2026.
Berdasarkan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang dimiliki Samuel Sekuritas meningkat dari 141.249.400 saham menjadi 181.320.500 saham. Seiring dengan itu, porsi hak suara naik dari 4,52% menjadi 5,80%.
Dalam laporan tersebut, Samuel Sekuritas melakukan pembelian sebanyak 40.071.100 saham RLCO pada harga Rp2.980 per saham. Transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan penempatan repo.
Nilai transaksi pembelian tersebut mencapai sekitar Rp119,41 miliar, yang diperoleh dari perkalian 40.071.100 saham dengan harga Rp2.980 per saham.
Samuel Sekuritas juga menegaskan transaksi dilakukan secara langsung dan bukan sebagai pemegang saham pengendali.
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia