Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Indeks berjangka (futures) bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street bergerak naik tipis pada Senin malam (3/8/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (4/8/2026) WIB. Pergerakan positif ini terjadi setelah reli besar membawa indeks Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi pada perdagangan reguler.
Mengutip CNBC, indeks berjangka Dow Jones Industrial Average naik sekitar 0,2% atau 83 poin. Indeks berjangka S&P 500 menguat sekitar 0,1%. Sementara itu, indeks berjangka Nasdaq-100 meningkat 0,2%
Kenaikan ini menyusul lonjakan tajam pada perdagangan Senin siang. Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi berkat performa gemilang saham teknologi. Amazon berhasil menembus nilai pasar USD 3 triliun untuk pertama kalinya. Saham Nvidia, Meta Platforms, Alphabet, dan Microsoft juga melonjak tajam.
Harga minyak yang turun drastis turut memberi tenaga ekstra bagi pasar saham. Minyak mentah WTI anjlok 5,1% ke level USD 80,34 per barel. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan tambahan ke Iran.
Jose Torres, Ekonom Senior di Interactive Brokers, melihat semangat pasar sedang tinggi pada awal bulan ini. Ia menilai data sektor manufaktur dan jasa serta laporan kinerja perusahaan meningkatkan kepercayaan diri investor.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026