Tegas! OJK Jatuhkan Sanksi Miliaran ke 10 Pelaku Pasar Modal di Agustus!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan di pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon. Sepanjang Agustus 2025, regulator telah menjatuhkan berbagai...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan di pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon. Sepanjang Agustus 2025, regulator telah menjatuhkan berbagai sanksi administratif dengan total nilai mencapai miliaran rupiah.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengungkapkan sanksi denda yang dikenakan pada Agustus 2025 mencapai Rp4.030.800.000 kepada 10 pihak. Selain itu, OJK juga mengeluarkan 2 perintah tertulis serta 2 peringatan tertulis.
“Dalam rangka penegakan ketentuan di bidang Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon,” ujar Inarno dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2025 secara daring, di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Jika ditotal sejak awal 2025, OJK sudah mengenakan sanksi administratif denda sebesar Rp23.437.800.000 kepada 43 pihak. Tidak hanya itu, OJK juga mencabut izin perseorangan kepada 1 pihak dan mencabut izin usaha 4 perusahaan efek yang berstatus penjamin emisi efek sekaligus perantara pedagang efek.
Selain denda dan pencabutan izin, OJK menjatuhkan 18 peringatan tertulis dan 3 perintah tertulis sepanjang tahun ini.
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%