Bank Mandiri Naikkan Target Pertumbuhan Kredit 2024 Jadi 18%. Ini Alasannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan pertumbuhan kredit yang mengesankan pada paruh pertama tahun 2024. Penyaluran kredit konsolidasi Bank Mandiri meningkat 20,5%...
Kinerja Bank Mandiri juga tercermin dari kualitas aset yang semakin membaik. Bank ini terus menerapkan prinsip kehati-hatian dengan sistem yang terukur. Hasilnya, posisi non-performing loan (NPL) bank hanya turun ke level 1,01% per Juni 2024, jauh lebih baik dibandingkan 1,53% pada periode yang sama tahun lalu. "Kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL Coverage ratio bank only di level optimal mencapai 332%," ujar Darmawan.
Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan laba yang positif. Laba Bank Mandiri tumbuh 5,23% YoY menjadi Rp26,6 triliun pada akhir Kuartal II 2024, didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh sehat sebesar 12,5% YoY. Pendapatan non-bunga juga mengalami peningkatan mencapai Rp19,41 triliun atau tumbuh 5,74% YoY. "Pendapatan non-bunga kami didorong oleh peningkatan recurring fee dari transaksi digital, seperti Livinโ by Mandiri," jelas Darmawan.
Transformasi digital menjadi kunci dalam pertumbuhan ini. Livinโ by Mandiri melayani lebih dari 26 juta nasabah di dalam dan luar negeri, meningkat 35% YoY. Super app ini telah mengelola 1,8 miliar transaksi hingga Juni 2024, dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp1.883 triliun, melesat 25% dari tahun lalu. "Kami terus meningkatkan fungsi dan manfaat Livinโ dan Kopra by Mandiri sebagai solusi lengkap untuk kebutuhan nasabah," kata Darmawan.
- 1
- 2
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)