The Fed Beri Sinyal Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75%. Keputusan ini diambil dalam rapat Federal Open Market Committee...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75%. Keputusan ini diambil dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir Rabu (18/3/2026) waktu setempat.
Mengutip CNBC International, Bank sentral Amerika Serikat (AS) masih berencana memangkas suku bunga satu kali pada tahun ini. Rencana tersebut tetap bertahan meski harga minyak melonjak akibat perang Iran. Estimasi median suku bunga pada akhir 2026 diproyeksikan tetap berada di level 3,40%.
Data dot plot menunjukkan adanya pergeseran pandangan dari 19 anggota FOMC. Kini lebih banyak anggota memprediksi hanya satu kali penurunan suku bunga. Sebelumnya, mayoritas anggota memproyeksikan dua kali pemangkasan.
"Ada pergerakan yang berarti ke arah lebih sedikit pemotongan oleh orang-orang," ujar Chair Federal Reserve Jerome H. Powell dalam konferensi pers usai pertemuan.
Laporan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) menunjukkan kenaikan perkiraan inflasi tahun ini. Proyeksi inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) 2026 naik menjadi 2,7% dari 2,4% pada Desember lalu. Inflasi inti juga diperkirakan meningkat ke level 2,7% dari sebelumnya 2,5%.
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%