Tiga Dekade Merajut Koneksi, Sang Pionir Internet Indointernet (EDGE) Memilih Pamit dari Bursa
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar mengejutkan datang dari salah satu pemain utama infrastruktur digital di Tanah Air. PT Indointernet Tbk (EDGE) memutuskan untuk menarik diri dari hiruk-pikuk pasar mod...
Niat untuk hengkang dari bursa ini sebenarnya sudah tercium saat terjadi volatilitas transaksi saham EDGE. Dalam surat jawaban atas volatilitas transaksi, Sekretaris Perusahaan Indointernet, Donauly Elena Situmorang, membenarkan adanya rencana aksi korporasi besar tersebut.
Manajemen mengakui rencana ini berpotensi mempengaruhi kelangsungan pencatatan saham di bursa. Oleh karena itu, permohonan suspensi diajukan demi menjaga keteraturan pasar sembari proses berjalan.
“Perseroan memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi tertentu yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa, yaitu rencana perubahan status Perseroan untuk menjadi perusahaan tertutup (go private),” ungkap Donauly dalam keterbukaan informasi, Senin (9/2/2026).
Jejak Panjang Sang Perintis
Keputusan go private ini menjadi babak baru bagi Indointernet setelah puluhan tahun berkiprah. Berdiri sejak 1994, perusahaan yang lebih dikenal dengan nama Indonet ini adalah legenda. Mereka merupakan pionir penyedia layanan internet komersial pertama di Indonesia.
Selama tiga dekade, Indonet bertransformasi dari sekadar penyedia internet menjadi raksasa infrastruktur digital. Perjalanan bisnis mereka penuh dengan tonggak sejarah penting. Pada 1998, mereka meluncurkan GRIC International Roaming. Memasuki 2002, Indonet mulai merambah bisnis pusat data (Data Center) dan mengakuisisi Network Access Point (NAP).
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...