Tiga Dekade Merajut Koneksi, Sang Pionir Internet Indointernet (EDGE) Memilih Pamit dari Bursa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Kabar mengejutkan datang dari salah satu pemain utama infrastruktur digital di Tanah Air. PT Indointernet Tbk (EDGE) memutuskan untuk menarik diri dari hiruk-pikuk pasar mod...

Tiga Dekade Merajut Koneksi, Sang Pionir Internet Indointernet (EDGE) Memilih Pamit dari Bursa
Bacakan Artikel

Ekspansi terus berlanjut. Tahun 2011, Indonet membangun pusat data baru di Tangerang Selatan. Portofolio mereka kian lengkap dengan kehadiran layanan komputasi awan (cloud computing) berstandar global bersama Alibaba Cloud pada 2017.

Puncak transformasi terjadi pada 2021. Indonet resmi melantai di BEI melalui Penawaran Umum Perdana (IPO). Pada tahun yang sama, Digital Edge DC masuk sebagai pemegang saham mayoritas. Sinergi ini melahirkan EDGE1, sebuah pusat data berstandar global.

Kolaborasi dengan Digital Edge DC semakin memperkuat posisi Indonet. Visi mereka jelas, yakni menjadi yang terdepan dalam menghadirkan infrastruktur digital generasi baru yang berkelanjutan. Pada periode 2023-2024, Indonet bahkan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dan meresmikan pusat data kedua, EDGE2.

Identitas baru pun diperkenalkan pada 2025. Indonet meluncurkan logo anyar untuk mempertegas posisinya sebagai bagian integral dari ekosistem Digital Edge DC di Asia Pasifik.

Suntikan Modal Sebelum Pamit

Sebelum kabar go private mencuat, Indonet tercatat masih aktif memperkuat lini bisnisnya. Pada 22 Januari 2026, perseroan melaporkan transaksi afiliasi berupa peningkatan modal pada dua anak usahanya, yakni PT Digital Gayana Ekagrata (DGE1) dan PT Digital Gayana Ekaprana (DGE2).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: