Triwulan III 2022, Bank Aladin Syariah Gelar Private Placement Rp137,70 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau disebut private placement sebanyak 1,3...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau disebut private placement sebanyak 1,377 miliar sahan pada triwulan III 2022.
Dari private placement dengan nominal Rp100 per unit itu, emiten bank beraset Rp2,17 triliun per Desemberย 2021 itu, berpeluang mendapat tambahan modal sebesar Rp137,70 miliar. Dana private placement tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi penyaluran kredit BANK.
Direksi BANK dalam prospektus tambahan rencana private placement yang diumumkan, Jumat (24/6) menyebutkan, rencana private placement ini terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BANK pada 29 Juli 2022.
Menurut Direksi BANK, jumlah kas dan setara kas akan meningkat 9,89%, dari Rp1,393 triliun menjadi Rp1,530 triliun. Tambahan ini berasal dari dana hasil Direksi BANK sebesar Rp137,70 miliar.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026